Puisi: Jembatan – Usmar Ismail (1921-1971)

Usmar Ismail  (1921-1971)

Bulan terang,  jalan tak sunyi
Kelana sepasang hati bersemi
Malam benderang, angin meneduh
Pandangan tenang, kalbu meriuh.

Jembatan terbentang ‘kan tempat lalu
Lampu terpasang menyala restu
Damai dan aman jalan menyayu
Hanya di bawah air menderu!

Bernyanyi jiwa sunyi bertanya,
Jembatan ini ke arah mana,
Adakah ini penghubung rasa
Di atas lembah gemuruh masa?

Sumber: Kesusastraan Indonesia di Masa Jepang (Balai Pustaka, 1975)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *