Puisi: Magrib Tiba di Pintu Sorga – Syu’bah Asa (1941-2010)

Syu’bah Asa (1941-2010)

Magrib Tiba di Pintu Sorga

Magrib sudah tiba di pintu sorga
Di batang nyiur antara langit dan celah bambu
Kelam membangun sebuah beranda
Ketika kentong dipalu dan suara wirid tanpa lagu
Menyulut lampu-lampu merah dan suram
Ibukah yang masih mengaji, atau bayangan masa tuaku?

Kolam-kolam yang diam, rumput-rumput
Luas beranda akan disepuh cahaya perak
Sebuah ruang, Tuhan, segera
Sesudah kebet terakhir Quran
Di mana jiwa akan membunga
Ketika sandal-sandal ditinggal di pintu magrib,
Kandil-kandil akan menyala

                                                                      1973

Sumber: Horison, No. 3, Th. VIII, Maret 1973

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *