Puisi: Makhluk Begitu Mungil – Syu’bah Asa (1941-2010)

Syu’bah Asa (1941-2010)

Makhluk Begitu Mungil

Makhluk begitu mungil disebut perempuan
Bergelung di kakiku dengan tubuhnya telanjang
Sudah kubuka untuknya berbagai pintu
dalam geliat dan menggelinjang
Bergantung di kakiku sedang aku memberi berkah
Ketika pelan kuperkenalkan sebuah gerbang
Hossanah! – ia mendesak. Dalam genggaman ini
Hidupnya musnah.

Makhluk begitu mungkin disebut perempuan
Yang menyediakan makanan sore
Aku berkata: Biar ku pergi. Maka matanya
berlinang-linang
mencium kuduk jaketku lantas terburu menyusun restu

Berdiri di rumah yatim, dalam bis kota, dalam
pingitan orang kampungan
Mengintip di toko tukang tambal sepatu
Makhluk begitu mungil disebut perempuan
mengulur tangan-tangan atas kepala
Sementara tahunan lewat menyeret usia
Satu-persatu jatuh melengkung
dengan buah-buah di dada mereka
Sepi, berbau busuk
dan sia-sia

Makhluk begitu mungil disebut perempuan
adalah buku
Ibunda Nabi, Ibunda Kristus
serta anak perempuanmu
Mengelayap di pinggir jalan dengan rokok kerlip di tangan
menunggu terimakasihmu
atau ludahmu

                                                                                     1970

Sumber: Horison, No. 3, Th. VIII, Maret 1973

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *