Puisi: Sebuah Jalan di Klungkung – Ni Made Purnama Sari (l. 1989)

Ni Made Purnama Sari (l. 1989)

Sebuah Jalan di Klungkung

Tokoh kartun adikku meremas roti.
Sebuah tokoh linglung
dengan sekeping uang di saku
koin pemberian ibu.

Ada banyak pohon cemara
seperti dalam sajak masa kecilnya
yang penuh awan putih
sesekali tercerai
karena angin dan cahaya matahari
Tetapi tak ada sarang burung mungil
yang sendirian menunggu induknya.

Sedangkan di jalan kecil
rumput membimbing
seekor ulat yang tersesat.
Anak itu menatapnya,
membayangkan dirinya
seperti daun-daun kecil
di jalan yang lengang.
Masing-masing membayangkan hujan,
dan tangisan tersembunyi seekor kupu-kupu.

Orang-orang berjalan tergesa
menepis dingin hujan
tanpa tangan ibu
terjatuh di tangga berlumut
tak ada sedu kanak-kanak yang manja
atau permen hadiah masa lalu

Begitu juga dirinya.
Ia menerawangkan koin itu
mencari-cari senyum ibu
tetapi selalu hujan menghapusnya
seperti tangannya
yang mengibaskan tetes hujan.

Maret 2007

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *