Puisi: Musuh yang Terbunuh – Sugiarta Sriwibawa (l. 1932)

Sugiarta Sriwibawa
Musuh yang Terbunuh

Letus bedil menjerit jauh
Sesayup malam yang berjaga hiba
Matinya anak murtad yang meronta

Letus menjerit hatinya
(Jahatku karena laparku
Laparku karena kejamnya!)

Kami terus berbunuhan lagi
Anak-anak yang tak kenal orang tua
(Sampai kau menyeru, bapa?)

Sumber: Garis Putih (Balai Pustaka, Jakarta, 1983)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *