Puisi: Nyaris Pingsan – Hamdy Salad (l. 1963)

Hamdy Salad (l. 1963)
Nyaris Pingsan

Sebuah negeri nyaris pingsan
diinjak kaki para penagih hutang

Pegawai resmi berbaris di jalan raya
memanggul brankas yang terkunci
setengah tidur setengah jaga

Orang kosong memburu angka-angka
dari kantor satu menuju kantor lainnya
sampai luka berpinak di sekujur badan
melebihi rumah sakit dan kuburan

Para pialang menaburkan sianida
dalam kwitansi dan surat perjanjian
di sela tumpukan buku sejarah
yang diwariskan nenek moyang
bagi anak cucu dan masa depan

Sebuah negeri nyaris pingsan
diinjak kaki pada penagih hutang

Tak ada lagi rupiah dalam almari
juga dolar dan emas batangan
selain kitab suci dan undang-undang

[2017]

Sumber: Hari Raya Puisi (Yayasan Hari Puisi; Jakarta; 2018)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *