Puisi: Dalam Kaca Duka pun Putih – Iwan Fridolin (l. 1945)

Iwan Fridolin (l. 1945)
Dalam Kaca Duka pun Putih

Dalam kaca duka pun putih
Mainan warna-warna. Seribu sajak
Yang kita tulis dulu
Satu hari sebelum turun gerimis
Dan kemudian kita sama-sama menangis
Lengkung langit. Garis-garis pelangi
Ombak putih lari
Laut yang letih sepanjang hari kita mandi
Sekali di atas pasir kulukis matahari, tapi
Kau bilang bulan. Kutampar pipimu. Lalu
Kedengaran bunyi halilintar
Dan kita lari
Pulang
Kini dalam kaca
Duka pun putih.

Telukbetung, 1969

Sumber: Horison, No.2, Th.XI, Februari 1974.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *