Puisi: Aku Belum Hendak Diam – OR Mandank (1913-1995)

OR Mandank (1913-1995)
Aku Belum Hendak Diam

                                 kepada tuan yang membujuk saya

O, saya tahu tempat yang tenteram
Tetapi saya belum hendak mengeram
Kungin dahulu melalui jeram
Supaya kupersaksikan gemuruh riam
Arti hidup yang bukan diam!

Baik siang ataupun malam
Biar di duri atau di tilam
Aku menyunting nalam
Di manapun jua kita mendekam
Sekalipun di dalam gedung manikam
Di sana pun hidup menuju makam

Betapa dapat saya memendam
Kasad sengaja yang belum padam
Jika soal masih mendendam?
Betapa dapat saya memaham
Soal yang masih terwaham-waham
Ataukah sahaja ‘kan datang ilham?

O, saya tahu tempat yang tenteram
Tetapi saya belum hendak mengeram
Kuingin dahulu melalui jeram
Supaya kupersaksikan gemuruh riam
Arti hidup yang bukan diam….
Sungguh, aku hendak diam

Sumber: Pedoman Masyarakat No. 24. Th. II, 23 Juli 1936, lewat Tonggak 1 (Gramedia, 1987)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *