Puisi: Bila Malam Sudahlah Sepi – OR Mandank (1913-1995)

OR Mandank (1913-1995)
Bila Malam Sudahlah Sepi

Bila malam sudahlah sepi
Cengkerik pun tidak berbunyi
Sedang terlena semesta alam,
Hening tenang pewana diam,
ketika itu jiwaku indung,
bidarku hanyut terkatung-katung,
Dibawa arus hiliran kenang,
Jangan sangkakan tempat ‘tu tenang,
Gemuruh serasah di tebing rindu,
Ombak memecah di pantai kalbu,
Gelombang datang dari haluan,
Adalah nampak di mata tolan?

Sumber: Pujangga Baru, No. 1, Th. I, Juli 1933 lewat Tonggak 1 (Gramedia, 1987)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *