Penyair: Dalamnya Tikam Tempuling Rida K. Liamsi

H. RIDA K LIAMSI, lahir di Dabosingkep, Provinsi Kepulauan Riau, 17 Juli 1943.

Rida K Liamsi yang bernama asli Ismail Kadir ini pernah menjadi Guru Sekolah Dasar pada rentang tahun 1967-1975 sebelum akhirnya terjun di dunia jurnalistik. Karir wartawannya dimulai ketika tahun 1972 – 1973 sebagai wartawan Mingguan Pelita Buana.

Pernah menjadi wartawan Majalah Tempo selama delapan tahun, di Harian Suara Karya lima tahun, sebelum pindah ke Harian Riau Pos yang terbit di Pekanbaru.

Selain menjadi Honoris Chairman Riau Pos Group yang mengelola kelompok bisnis media di bawah bendera Jawa Pos Group, Rida juga  menjabat Direktur PT JPNN di Jakarta. Group Riau Pos sendiri mempunyai bisnis media di Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan di Nanggroe Aceh Darussalam. Juga mempunyai beberapa TV lokal seperti Riau Televisi, Batam Televisi, serta Padang Televisi.

Sejak duduk di sekolah menengah pertama, suami dari Hj. Asmini Syukur ini sudah menulis sajak.

Tahun 1981 kumpulan sajaknya yang pertama Ode X terbit dalam bentuk stensilan. Bersama Hasan Junus dan Eddy Mawuntu menerbitkan kumpulan esai dan puisi yang diberi nama Jelaga, di Tanjungpinang. Beberapa sajaknya juga pernah dimuat dalam beberapa antalogi puisi yang terbit di Pekanbaru.

Pada tahun 2003, menerbitkan kumpulan sajaknya yang kedua Tempuling, yang makin mempertegas kedalaman tikaman puisi-puisi Rida K Liamsi. Lalu menyusul buku puisi ketiganya Perjalanan Kelekatu.

Rida K Liamsi juga banyak menulis artikel-artikel budaya dan menjadi pembicara dalam berbagai pertemuan budaya, terutama tentang kebudayaan Melayu. Akhir tahun 2007 lalu, novel pertamannya Bulang Cahaya diterbitkan. Pada tahun 2016 ia menerbitkan novel Megat.

Tanda komitmennya terhadap perkembangan sastra dan budaya, Rida juga mendirikan sebuah yayasan budaya yang diberina nama Yayasan Sagang. Melalui yayasan ini, sejak tahun 1997 telah menerbitkan majalah budaya yang diberi nama Majalah Sagang. Yayasan ini juga setiap tahun, sejak tahun 1996, telah memberikan penghargaan kepada para seniman/budayawan, karya-karya budaya, serta institusi budaya yang bernapaskan budaya Melayu, dengan anugerah yang diberinama Anugerah Sagang.

Sumber: Sagang Online.

Sajak-sajaknya:

1. Shanghai Baby – Sajak Rida K Liamsi
2. Seekor Lumba-Lumba – Sajak Rida K Liamsi
3. Kelekatu – Rida K Liamsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *