Puisi: Lautan Waktu – Sanusi Pane (1905-1968)

Sanusi Pane (1905-1968)

        Jiwaku talah lama merenang lautan waktu dan aku berhenti,
membiarkan diriku dipermainkan gelombang.
        Aku bermimpi dibawa arus ke darat sejahtera di bawah langit
bertabur bintang.
        Mata kubuka: awan mengandung guruh berkumpul di langit.
        Badai turun dan setinggi gunung gelombang naik, mengem-
pas-empaskan daku seperti tempurung.
        Tangan kukembangkan dan mulai lagi mengharung laut,
sebatang kara dalam ‘alam tidak berwatas.

Sumber: Madah Kelana (Balai Pustaka, 1931)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *