Puisi: Max Hav – Gantari Yasa

Gantari Yasa
Max Hav

pertengahan malam terjadi pembunuhan besar-besaran
tak ada bercak darah, hanya segumpal pikiran
tentang longsor, gagal panen, upeti,
hingga burung yang berak di kepala remaja wanita
tak ada pisau di tubuh para korban
hanya kata yang tak lagi punya tempat di telinga mereka

 

Sumber: Pikiran Rakyat, Minggu 11 September 2016

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *