Puisi: Perempuan – Siti Nuraini (l. 1930)

Siti Nuraini (l. 1930)
Perempuan

Perempuan lena mematah-matahkan
seranting kering, bersandar di jendela tinggi
empat persegi, rahasia kejauhan
di luar memanggil, di hatinya hingga rasa ganjil

Jiwanya mesra, danau terbuka
alam kedua bagi kehidupan di pinggir
Kasih dan dambanya
beriak di dasar, tiada sekali diberinya gilir.

Rumahnya pudar didekap sunyi
burung-burung dihalaunya masuk malam
Ia sendiri menggigil, lalu berdiri
di ambang ia gugup sekali, ketika ke dalam
disentaknya pintu dan wajahnya terkatup.

September, 1949

Sumber: Mimbar Indonesia, No. 46, Th. III, 12 November 1949 lewat Tonggk 2 (Gramedia, 1987)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *