Puisi: Penjara- Husain Landitjing (l. 1938)

Husain Landitjing (l. 1938)
Penjara

dalam kamar bulan Agustus
diriku terbanting jemu
oleh malaria dan sakit hati

jarum detik, menusuk gerak
menambah asing dunia luar
dan rindu pada tumpah darah yang jauh

ini kamar
setumpuk penjara pilihan

bila musim kembali jerah
aku bisa pulang menunggang nasib
dan bercerita panjang sekali
tentang hidup di dunia lain

Sumber: Basis, No. 3 Thn X, Desember 1960

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *