Puisi: Pohon-pohon Sisa Peradaban – Diah Hadaning (l. 1940)

Diah Hadaning (l. 1940)
Pohon-pohon Sisa Peradaban

pohon-pohon sisa peradaban
berebut lahan di hatimu
tumbuh dan tumbang
tanpa sentuhan angin
ranggas dan semi
tanpa suara burung pagi
pohon-pohon sisa peradaban
sebuah tangis sepi setiap subuh bangkit
rantingnya menerpa-nerpa dada
yang kerap alpa menyapa Tuhannya
seorang pelukis tanpa nama kaulah itu
mengabadikannya atas kanvasmu
setelah mengeluarkannya dari dadamu
pada hembusan napas terakhir
pohon-pohon sisa peradaban
tumbuh dalam dada dan kemungkinan

1994

Sumber: Sembilan Kerlip Cermin – Antolgi Puisi Sembilan Penyair (Pustaka Jaya, Jakarta, 2000)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *