Puisi: Abstraksi Jiwa Lapar – Diah Hadaning (1940)

Diah Hadaning (l. 1940)
Abstraksi Jiwa lapar

laparku – bulan lapar cahaya
santri kecil pulang berisya
berikan binar matanya
laparku – matahari lapar sinar
gadis dusun di pancuran
berikan denyar jantungnya
laparku – bumi lapar kehijauan
penyair tua di pinggir kota
berikan semaian mimpinya
laparku – insan lapar kejujuran
rajawali di udara
berikan bulu dan sayapnya
namun laparku tak hilang jua
tak henti mencari dan nelangsa
karena temaha di jantung utara

1995

Sumber: 700 Puisi Pilihan, Perempuan yang Mencari (Yayasan Japek dan Pustaka Yashiba, Jakarta; 2000)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *