Puisi: Pemahat Nisan – Kidrjomuljo (1930-2000)

Kirdjomuljo (1930-2000)

I

Sekali setahun aku bertanya
Begitu dia yakin kematian akan selalu tiba
Begitu dia percaya kematian selalu berpinta

Dirautnya batu-batu berhari-hari
Dalam ketiadaan ngeri
Memandang kematian seperti angin

Lewat dan tidak membekas
Datang dan tidak menjejak

II

Dalam kegelisahannya ia berkata
Bulan sangat sunyi dari orang mati
Dan ia mengharap dalam diamnya

Dalam kegelisahannya ia berlagu
Kupahat jadi batu jadi nisan
Entah siapa akan memakai

Kupahat batu jadi nisan
Tapi bulan sangat sunyi dari kematian

III

Mereka berpinta mati
Tapi aku berpaling menanggung getar
Kalau sampai waktu itu

Dan belum kucapai diri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *