Puisi: Kami – Mansur Samin

Mansur Samin

Kami tak siasia mempertahankan bumimu ini
menyerahkan gerak jiwa masak oleh tenaga
pandanglah jalan suram masa kalut yang dikeluhi
setiap kata mencari nilai dalam benda

Kami tak siasia mempertahankan keindahanmu ini
melepaskan ria dunia mencari arti sederhana
lihatlah kedamaian sejuk larut diremuk hari
seluruh malam menepis tibanya fajar

Kami telah bercinta dengan dunia dan air mata
inilah masa retak menghancurkan bintang sejarah
kesederhanaan jiwa menggelita sudah
tinggal kecewa melulu menjenguki hati yang mabuk
dan dari kerentaan pencapaian bentuk
pitam berkata: Tuhan sudah tiada di dunia!

Kami tak siasia mempertaruhkan jiwa ini
merebut derita dunia mendengungkan tangis anak manusia
bangkitlah penyair, rebut sikap yang masih kita miliki
seluruh makna kembalikan pada pencapaian sederhana.

Sumber: Tiga Kumpulan Sajak Dendang Kabut Senja (Gunung Agung, Jakarta, 1985)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *