Puisi: (Catatan-Catatan, hal. 40) – Seno Gumira Ajidarma (l. 1958)

Seno Gumira Ajidarma (l. 1958)
(Catatan-Catatan, hal. 40)

di atas rumah besi, langit bernyanyi, hujan
tak turun, malam makin sesak bicara
: tuan dan nyonya, mari kita minum

gelas pecah bertebaran
jidat bayi terluka

kandungan sobek

lantas meledak, lantas mati
dan darah di mata para ibu mengalir

di atas rumah besi
ada yang bicara tentang kelaparan
dan angkat gelas bersama tuan dan nyonya

dan bayi yang lahir tak juga menangis

bayi-bayi itu tertawa, bayi-bayi itu mabuk
tapi hujan tak pernah mabuk

tapi hujan juga tak pernah turun

Jakarta 1977

 

Sumber: Catatan-Catatan (Puisi Indonesia, Jakarta, 1978)

 

Catatan: Di bukunya, penyair kita ini memakai nama Mira Sato.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *