Puisi: Sebising Stasiun Itu – Sihar Ramses Simatupang (l. 1974)

Sihar Ramses Simatupang (l. 1974)
Sebising Stasiun Itu

daun-daun mulai menguning di depan pintu gerbang hauptbahnhof. bersama sejarah perang, kebebasan dan perdamaian yang terbaring di pojok, melantai dan mengerang meningkahi suara biola pengamen jalanan; di tangannya tergenggam koin-koin sen dan sedikit mata uang euro. melepas para pejalan kaki dengan mata liar; malam ini semua pengunjung sibuk bertukar busana mimpi, sibuk berjudi dengan nasib – meski kebanalan telah tertoreh di dinding stasiun. dengan suara ceracau dan air mata yang mungkin tak terdengar dan tak akan pernah sampai ke telinga pengunjung yang lain. udara bacin dengan paduan gelap dan terang. semacam kesunyian yang selalu hadir dari terowongan luas dihajar kereta melata membawa semua resah dan bahagia dunia.

2016

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *