Puisi – Seruan Lepas – Rosihan Anwar (1922-2011)

Rosihan Anwar (1922-2011)

Tuan berjalan jua sendirian
Makin ke muka, semakin mendaki
Hendak mencapai puncak kemenangan
Tak tahu lelah, tak pernah berhenti.

Berseru mengajak kiri dan kanan
Saudara yang lain supaya berjuang
Supaya tertebus Janji yang Sakti
Yang diturunkan sebagai pusaka.

O. Tuan yang berjuang sejak semula
Yang terus mengajak, terus memanggil

Tidakkah Tuan mengenal kecewa?
Ajakan Tuan haram diindahkan
Seruan Tuan tidak akan berbalas
Tuan berjalan jua sendirian.

 

Sumber: Kesusastraan Indonesia di Masa Jepang (Balai Pustaka, Jakarta, 1975)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *