Puisi: Ada Jarak – Piek Ardijanto Soeprijadi (1929-2001)

Piek Ardijanto Soeprijadi

berdiri di pinggang bukit meniti garis alit
pertemuan bumi dengan langit
sadar ada jarak antara sini dengan sana
tapi entah berapa jauhnya
mungkinkah kita meraih satu titik di cakrawala

berdiri di pinggang bukit meniti jalan jarum jam
sementara bernapas lepas dalamdalam
sadar ada jarak antara kini dengan nanti
tapi entah berapa lamanya
mungkinkah kita menangkap satu detik di ujung waktu

berdiri di pinggang bukit kini di sini
berdampingan tersaput sepi
siapa tahu pasti
berapa panjang jarak hati kita
berapa lama tegangan rasa tahan menanti putusnya

Sumber: Lagu Bening dari Rawa Pening (Guning) (Tiga Serangkai; Solo; 1984)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *