Puisi: Kidung Keramahan – Soeparwata Wiraatmadja (l. 1938)

Soeparwata Wiraatmadja (l. 1938)
Kidung Keramahan

Bocah, yang menari di bawah naung kelapasawitku
Kenapa tak mesti kutiup seruling
agar dedaun rampak kembang menyeramak dirimu
agar rerumput mematut getar pita-pita

nBocah, yang menari di sejuk nafas tamanku
Alangkah ramah ulah jemarimu halus
tertumpu atas kemurnian tulus
Dadamu emas menghampar terbuka
dengan jantung lembut berketik
seirama gerak tangan dan kaki-kaki alit

Bila angin menghembus semerbak wangi
syahdu penuh membelai tubuhmu
O kemurnian indah! Betapa padu di kehadiran
saat ketulusan memusat di titik mesra

Bocah, yang menari di sejuk naung kelapasawitku
Kenapa tak mesti kutarik kidung bagimu
sebab kejujuran padamu, bebas
mengigal di rengkuhan alam
Sedang haru meraih daku
Meraih daku, menyatu dengan ketulusanmu

Sumber: Kidung Keramahan via Angkatan 66 (Pustaka Jaya, 1968)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *