Puisi: Hidup – Samadi (1918-1958)


Samadi (1918-1958)
Hidup

Ketika lahir disambut ebang,
Ketika mati dilepas salat,
Antara azan dengan sembahyang,
Wahai hidup, alangkah singkat!

Datang ke dunia telanjang bulat,
Pulang hanya berkain kafan,
Jangan ke alam hati tertambat,
Alam tak dapat menolong badan!


Sumber: Senandung Hidup (Penerbit Boekoe Tjerdas, Medan, 1941; Pustaka Jaya, 1975) lewat Tonggak 1 (Gramedia, 1987)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *