Puisi: Menginap di Kos Kiting – Indrian Koto (l. 1983)

Indrian Koto
Menginap di Kos Kiting

Aku tidur di kamar kontrakanmu yang 800 ribu sebulan
Nyamuk adalah kerabat yang rajin bercakap-cakap
Gang sempit, rumah rapat, bercampur debu bekas lahan gusuran
Malam tak pernah tidur, selalu minta dihibur

Kamarmu yang 800 ribu sebulan, dan seluruh kampung
Tersisa ini terletak di tengah kesalahan
Menunggu untuk tak ada
Bagaimana sebuah gang
Tetap hidup di lahan subur kota raya?

Kamarmu dikelilingi bangunan yang tumbuh liar
Berebut menjadi tangga ke langit
Seperti mata-mata, mata para pengintai
Mengawasi kamar sempit ini, kampung kecil ini
Di belantara pusat ekonomi, yang siap dilumat
Dalam sekejap. Di waktu yang hampir
Dan sudah direncanakan

Sumber: Basa-basi.co; 14 November 2017.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *