Puisi: Si Tinggi Lidah – Kiki Sulistyo (l. 1978)

Kiki Sulistyo

itulah aku, ada untuk menghamba pada yang tak bertulang
pada yang bertualang tapi tak kemana-mana
bila tercecap manis-kata akan keluar amis-dusta
tinggi melebihi janji segala yang bisa lebih tinggi

aku bilang dari sebelah sini, aku bisa tenang meniti
semua peristiwa kuletakkan di ujung jemari
hingga saat kalian bertanya, tinggal kujentikkan saja
peristiwa berlepasan bagai kupu-kupu baru ditetaskan

tentang hati orang bakal senang atau terpanggang
bukan bagian dari apa yang mesti aku pikirkan
aku bebas, segala yang ada di luar aku adalah penjara
dengan pintu terkunci dan berbaris-baris penjaga

begitulah, selama akau hamba setiap tuan adalah aku juga
sebab apa yang bermula sebagai ucap
akan berakhir sebagai sebab

2013

Sumber: Kompas, 27 Januari 2013

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.