Subagio Sastrowardoyo (1924-1995) napas begitu tipis seperti kaca jangan dipecahkan dengan berkata-kata keheningan jadi pengiring paling setia bagi kelana di kelam buta hari kemarin sudah tiada betapa lama sebelum rela […]
Subagio Sastrowardoyo
Puisi: Ali Baba – Subagio Sastrowardoyo (1924-1995)
Subagio Sastrowardoyo (1924-1995) Kata-kata sajak ini: uang panas yang kucuri dari gua penuh emas tercecer dari tangan seribu jari yang mendekap ke dada deras berdebar sambil berlari sebelum raksasa Penjaga […]
Puisi: Daerah Perbatasan – Subagio Sastrowardoyo (1924-1995)
Subagio Sastrowardoyo (1924-1995) I Kita selalu berada di daerah perbatasan antara menang dan mati. Tak boleh lagi ada kebimbangan memilih keputusan : Adakah kita mau merdeka atau dijajah lagi. Kemerdekaan […]
