Husen Mulahele (1944-1988)Filsafat dalam BioskopSajak Gula-gula Cahaya datang menyentuh matakusetelah singgah padamu, seketikasetelah menyentuh gunung Cahaya turun meraba gunungsetelah pandangmu seketikasinggah meraba mataku Seketika Tiba-tiba ada tanganmu dalam gelapmemintalmintal jemariku. […]
Puisi: Rendezvous – Sajak Tauge -Husen Mulahele (1944-1988)
Husen Mulahele (1944-1988)Rendezvous – Sajak Tauge Kubuka topi dan ia terkejutAlangkah jauhnya jarak hidup kamiLalu gelisahnya, juga gelisahku terasa asing sekaliDan kasihanku terasa tak keramat lagi. Setelah dua tahun berpisah […]
Puisi: Sekali Lagi di Surabaya – Sajak Kangkung -Husen Mulahele (1944-1988)
Husen Mulahele (1944-1988)Sekali Lagi di Surabaya – Sajak Kangkung Sambil dua perahuterguling dari matamu,putus tali layarnyayang kau sangkutkan pada hatiku.Kau berdesah: “Siapakah abangmentetaskanku dalam kesunyian?” Adalah dua harumerayapi batang waru.Risihmu […]
Puisi: Puisi – Sandy Tyas (1939-2009)
Sandy Tyas (1939-2009)Puisi suara itu apakah terlalu sayang padakudi udara 28.000 kaki jarakantara awan dan bumiketika kubayangkan keping-keping aluminiumpecah terhambur bersama serpih dagingkusuara aneh itu mengusikkuia bergulung dalam gelombang di […]
Puisi: Surat untuk Sandy Tyas – Sandy Tyas (1939-2009)
Sandy Tyas (1939-2009)Surat untuk Sandy Tyas tyas yang baik,apa kabar nasibmu sekarang?kulihat sebuah pestolsedang ditodongkan ke tengkukmudan sebuah liang kuburansudah disiapkan di depanmutangis duka, bunga duka keluargamudoa kematian, slamatan kematiansedang […]
Puisi: Zone Timur – Sandy Tyas (1939-2009)
Sandy Tyas (1939-2009)Zone Timur sebuah situasiyang telah didramatisiroleh spesialis-spesialiskekuasaansetiap kali kita saksikanpelukan-pelukan yang humanairmata keharuanyang lain membungkukmengisi formulirdalam tirai besipolisi penjaga perbatasanmatanya kocaksambil memeriksa pasporia telah terbiasamenyaksikanjiwa keluarga yang terbelahbarat […]
