Walujati Supangat (l. 1924)Senjakala Diam menghitam pohon waruLebar besar, rimbun tercantumTak lagi angin kedengaran lalu Sepi hening ‘alam memandangKemerahan surya terbenamTak lagi terdengar burung berkicau Tenanglah engkau, hati gelisahKeringlah engkau, […]
Puisi
Puisi: Akhir Dunia – Alfiyan Harfi (l. 1986)
Alfiyan Harfi (l. 1986)Akhir Dunia mari berpencar dan bersembunyimari, kau dan akudalam setiap diri inilah akhir duniainilah sunyi kemenangan akhirnya kita melihatkeajaiban dan kebahagiaandalam akhir kitab sejarah kita pernah menjadi […]
Puisi: Epilog – Yvonne de Pretes (l. 1947)
Yvonne de Pretes (l. 1947)Epilog penggalan kisah lalu menumpukcuma itu yang adaentah pada sebuah lorong panjang, sunyiatau di tebing hijau yang basahkadang terdampar di pojok desa bersama gerimis yang baru […]
Puisi: Sebuah Kota Persinggahan – Yvonne de Pretes (l. 1947)
Yvonne de Pretes (l. 1947)Sebuah Kota Persinggahan di sebuah kota persinggahanaku ingin mencatat sesuatumungkin berupa peristiwa yang tidak berurutantapi yang tertera dengan seksama pada agenda lalu apa yang bisa kuberidambaan […]
Puisi: Jakarta ’94/’95 – Yvonne de Pretes (l. 1947)
Yvonne de Pretes (l. 1947)Jakarta ’94/’95 di ujung tahun“menjelang pintu-pintunya yang membuka menuju yang tak dikenal”ke simpang manajejak akan kita tinggalkantatapanmukuingin membelainya sekilasdan berbisikkegelisahan itu bisa mengurus diri sendiridi rimbapunadasumsumdan […]
Puisi: Gerimis – Yvonne de Pretes (l. 1947)
Yvonne de Pretes (l. 1947)Gerimis gerimis tak lelah mematuk jalanangelatik kuyup mencandai bunga kemboja putihbertutur tentang tepian yang menggapai gapailewati matahari yang malu malu dipeluk sepiliar meletup, lalu candi dasa, […]
