Puisi: Aku Menghirup Harummu – Bagus Takwin (l. 1970)

Bagus Takwin (l. 1970)

Aku Menghirup Harummu

Aku menghirup harummu, di kamarku
Aku mengenang ranummu, di bibirku

Penjelajahan dipandu cahaya dan lagu-lagu
di tubuh yang bagai kebun anggur
membentang rindu tak surut-surut

Napasmu seriuh angin
menusuk gigil
malam-malam kemarau
derikkan rangka-rangka jantungku

Aku menepis cemasmu, di benakku
Aku melapis getasmu, di retakku

Perjalanan waktu pasang-surut
di dadamu sesubur Shangrila
menantang mantraku tak redup=redup

Hasratmu seterjal ngarai
membanjir ngilu
pagi-pagi musim hujan

Kata tak habis-habis
Nab-nabi dan tradisi
tak kikis-kikis
tak tertepis
di mimpimu

Aku mimpikan ragumu, di rabuku
Aku yakinkan rabuku, di ragumu.

                                                      Juli 2006

Sumber: Hijau Matahari (Banana; Jakarta; 2017)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.