Landung R. Simatupang (l. 1951)Anjing di Muka Pendapa anjing kurus tertambatpada tonggak bambu keringia telah tuaia diamia tidak memejamia tidak makania tak lagi punya tuan anjing kurus itu tertambatpada tonggak […]
Puisi
Puisi: Tanamur Suatu Malam – Lazuardi Adi Sage (1957 – 2007)
Lazuardi Adi Sage (1957 – 2007)Tanamur Suatu Malam belasan orang (barangkali puluhan) berdesak-desakandi bawah bayang-bayang mercury. Nyanyian gelisar yangmenggemuruh seperti menawarkan sebuah peristiwa lain … menyeberangi sebuah jembatan antara jatuh […]
Puisi: Pemeran Pengganti – Lucia Priandarini (l. 1984)
Lucia Priandarini (l. 1984)Pemeran Pengganti Senin pagi Robert mendapat bayaran sekaligus lebam di pelipis kananUpah jasa pemeran pengganti seorang pahlawan berjubah panjangFilm layar lebar yang ia tak yakin akan berusia […]
Puisi: Aku Melihat Hutan dalam Puisi – Irma Agryanti (l. 1986)
Irma Agryanti (l. 1986)Aku Melihat Hutan dalam Puisi tapak kaki pemburugema penutur suara liar adalahlolong anjing di kebun anggur desis ular menyusupperambah sarang taman kaktus dengan bangku tuadi tepi jalanbersama […]
Puisi: Tentang Halhal Baik untuk Diingat – Adin (l. 1986)
Adin (l. 1986) Tentang Halhal Baik untuk Diingat aku tidak punya hal-hal baik utuk diingat lagi. kota dingin. jalanan dingin. tembok mengelupas. dan tiang listrik juga. aku menatap segalanya asing […]
Puisi: Susah Tidur – Adin (l. 1986)
Adin (l. 86) Susah Tidur 1jangan tidur ya, setidaknya jangan malam iniaku takut tibatiba listrik mati dan mendapatkanmu juga tidakmenyala, tomboltombol dan angkaangka di tubuhmu akankupencetpencet biar semua hidup dan […]
Puisi: Suara Tiang Listrik Dinihari – Adin (l. 86)
Adin (l. 86)Suara Tiang Listrik Dinihari banyak yang padam selepas hujan dan badai yang gawattermasuk ponsel dan seluruh sinyalpadahal sedang kupencet semua tombolyang dulu pernah menghubungkan kita; sepasang penasaran yang […]
Puisi: Masa Pramuka – Adin (l. 1986)
Adin (l. 1986) Masa Pramuka Jadi ingat masa pramuka: kalau bakarbakar jangan ditinggal pergitunggu sampai apinya matidi musim hujan begini tubuh gampang masuk angindan dingin menciutkan nyali menebar sayap tiarapseperti […]
Puisi: Jalan-jalan – Ilham Rabbani (l.1996)
Ilham Rabbani (l.1996)Jalan-jalan 1.Gemeretak sendipada jari-jari:permainandari lempungdinding jantung. 2.Petualangan: sidik jariyang lekat dan lekas lenyappada sebidang layar:perpindahan panoramaterjadi dalam genggam.Jejak sepatulesap ke masa lalu. 3.Nalar yang ringkih:“Aku konsumtif,maka aku ada.” […]
