Adin (l. 86) Susah Tidur 1jangan tidur ya, setidaknya jangan malam iniaku takut tibatiba listrik mati dan mendapatkanmu juga tidakmenyala, tomboltombol dan angkaangka di tubuhmu akankupencetpencet biar semua hidup dan […]
Puisi: Suara Tiang Listrik Dinihari – Adin (l. 86)
Adin (l. 86)Suara Tiang Listrik Dinihari banyak yang padam selepas hujan dan badai yang gawattermasuk ponsel dan seluruh sinyalpadahal sedang kupencet semua tombolyang dulu pernah menghubungkan kita; sepasang penasaran yang […]
Puisi: Masa Pramuka – Adin (l. 1986)
Adin (l. 1986) Masa Pramuka Jadi ingat masa pramuka: kalau bakarbakar jangan ditinggal pergitunggu sampai apinya matidi musim hujan begini tubuh gampang masuk angindan dingin menciutkan nyali menebar sayap tiarapseperti […]
Puisi: Tak Ada Orang di Rumah – Adin (l. 1986)
Adin (l. 1986) Tak Ada Orang di Rumah II setelah kuketuk pintu segera kumenyamar tamutak ada orang di rumahhanya ada kursi goyang yang mengangguk pelahansisasisa kemalasandan kenangan telah dikuburkan di […]
Esai: Sosialisasi Karya Sastra (1): Surat Kabar dan Horison yang Kehilangan Peran
Sosialisasi Karya Sastra (1)Surat Kabar dan Horison yang Kehilangan Peran Oleh Hasan Aspahani ADA masanya jalan sosialisasi karya bagi seorang menjadi pengarang di Indonesia adalah dimuat di majalah Horison (yang […]
Esai: Menilai Pembacaan Puisi
Oleh Hasan Aspahani MEMBACA atau melisankan puisi adalah salah satu upaya menafsirkan puisi. Pembaca menyampaikan penafsirannya kepada penonton. Apa yang ditafsirkan? Isi puisi: pesannya, ruhnya, emosinya, suasananya, apa saja yang […]
Puisi: Jalan-jalan – Ilham Rabbani (l.1996)
Ilham Rabbani (l.1996)Jalan-jalan 1.Gemeretak sendipada jari-jari:permainandari lempungdinding jantung. 2.Petualangan: sidik jariyang lekat dan lekas lenyappada sebidang layar:perpindahan panoramaterjadi dalam genggam.Jejak sepatulesap ke masa lalu. 3.Nalar yang ringkih:“Aku konsumtif,maka aku ada.” […]
Puisi: Adempauze – Ilham Rabbani (l. 1996)
Ilham Rabbani (l. 1996) Adempauze : Cupak 1.Sebelum lelah, sebelum kalah,izinkan aku menyiapkan bekal:rotan yang tegak,kulit sapi mengering,ikat kepala yang menjerat penat. Aku malusebab labirin hidupmungkin tetap menolakmemberi ruang pijakbagi […]
Puisi: Mempelajari Silsilah Api – Ilham Rabbani (l.1996)
Ilham Rabbani (l.1996) Mempelajari Silsilah Api : Lombok /1/Tetapi,setelah penaklukan itubukankah catatan keturunanhanyalah kitab lusuh, yang jatuh,kita pungut dan tafsiri,secara sendiri-sendiri? /2/Mempelajari silsilahialah menyepakatiakar sebagai permulaanyang menopang batang,ranting, juga daun-daun […]
