• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Puitika: Metafora sebagai Majas

Posted on 14 Juli 202114 Juli 2021 by Editor

Metafora sebagai Majas Oleh Hasan Aspahani   METAFORA. Pemadanan langsung satu hal dengan hal lain, atau melihat sesuatu dengan perantaraan sesuatu yang lain, tanpa menggunakan kata-kata hubung pembanding. Bila simile […]

Posted in Puitika Tagged Metafora, Puitika Leave a comment

Esai: Pantun yang Tak Mati Sebagai Tugu Zaman Lalu

Posted on 13 Juli 202113 Juli 2021 by Editor

Pantun yang Tak Mati Sebagai Tugu Zaman Lalu Oleh Hasan Aspahani “KAMI akui keindahan pantun dan syair, gurindam, tetapi tempatnya ialah zaman yang lalu. Dalam zaman ini tiada pada tempatnya!” […]

Posted in Esai Tagged Pantun Leave a comment

Puisi: Kota Embun dan Halimun – Oei Sien Tjwan (l. 1947)

Posted on 13 Juli 202113 Juli 2021 by Editor

Oei Sien Tjwan (l. 1947)Kota Embun dan Halimun suara harpa meliuk-liukberdentingmelintasi langitmerah mudaturun ke kota embundan halimundi sinibangau-bangaumenyerahkan cuaca dan kata-katapada getaran serulinganak-anak gembalaagardaun-daun tetap hijaubunga mekar pada tempatnyatak tergores […]

Posted in Puisi Tagged oei sien tjwan, Puisi Leave a comment

Puisi: Burung Jenjang Putih – Oei Sien Tjwan (l. 1947)

Posted on 13 Juli 202113 Juli 2021 by Editor

Oei Sien Tjwan (l. 1947)Burung Jenjang Putih di kota letihmulut terkunci gerimis pagimatahari mengutuk kotapenduduk berselimut rapat-rapatcuma ada beberapa burung – jenjang putihsayapnya mengepak-epak sedihke setiap jendela, ke setiap kotaaku […]

Posted in Puisi Tagged oei sien tjwan, Puisi Leave a comment

Puisi: Gardu Puisi – Oei Sien Tjwan (l. 1947)

Posted on 13 Juli 202113 Juli 2021 by Editor

Oei Sien Tjwan (l. 1947)Gardu Puisi Aku mulai jarang pakai kata negeri.Ia terkesan angkuh, lebar dan sepi.Persoalan yang timbul,selalu berjebul tiada henti. Aku ingin kata gardu. Lebih kecil dari kata […]

Posted in Puisi Tagged oei sien tjwan, Puisi Leave a comment

Puisi: Mata yang Tak Takut – Tan Lioe Ie (l. 1958)

Posted on 13 Juli 202113 Juli 2021 by Editor

Tan Lioe Ie (l. 1958)Mata yang Tak Takut Saat lelahLangit leleh ke laut Tubuh kebasMenolak sentuh Ikan-ikan menggigilSeakan asing dari laut Dan senja menebar kabutBagi mata yang tak takut Sumber: […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Tan Lioe Ie Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Alfiyan Harfi Amir Hamzah Andy Sri Wahyudi Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo Husain Landitjing J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan M. Balfas Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani