Tan Lioe Ie (l. 1958)Puisi Kantuk adalah kutuk bagi mata yang enggan pejamMata setajam mata elang menyambar segala yang jadi puisinafas penyair di mana kata-katamenggeliat hidup Bahkan setelah kau pejam […]
Puisi: Bangau Musim Semi – Oei Sien Tjwan (l. 1947)
Oei Sien Tjwan (l. 1947) Bangau Musim Semi Langit timurMenurunkan beberapa nafasnya ke sawah dan ladang membuat air terkejut gemetar dan berdenyutBeberapa anak katakBeberapa ikanMelompat riang Pintu musim semi dibukakan […]
Puisi: Anggur Langit – Tan Lioe Ie (l. 1958)
Tan Lioe Ie (l. 1958) Anggur Langit Kita abaikan Singa bersayap Yang bersemayam Di atas cawan anggur Bersulang kita bersulang Melenggang kita di depan nasib Jala yang terayun di udara […]
Puisi: Petak Umpet – Dedet Setiadi (l. 1963)
Dedet Setiadi (l. 1963)Petak Umpet kita adalah para kanak yang berlarian mengelilingi tubuh sendiri mencari yang sengaja bersembunyi dan disembunyikan seperti air mata seorang ibu yang bersembunyi di balik sungging […]
Puisi: Rumah-Rumahan Surga – Oei Sien Tjwan (l. 1947)
Oei Sien Tjwan (l. 1947)Rumah-Rumahan Surga Kanak-kanak itu bercerita bahwa ia telah membuat rumah-rumahan surgaLetaknya strategis. Tanahnya besar-besar. Fasilitasnya kelas satu karena dekat tol, dekat mal, banyak dokter spesialis, rumah […]
Puisi: Di Kebun – Dedet Setiadi (l. 1963)
Dedet Setiadi (l. 1963)Di Kebun ada yang menunggu daun gugurseperti kita yang setiap hari berkelakardengan jarum jamia, si penunggu daun gugur itu, tak pernah tuaduduk di akar tubuhnya sendirisebagai pecinta […]
