Leopardi Oleh Hasif Amini TUBUHNYA yang ringkih dan sakit-sakitan sejak kecil membuat ia jauh dari pergaulan orang ramai. Wajah yang buruk (atau tak sebagus yang tampak dalam sejumlah lukisan potretnya) […]
Esai
Esai: Beat – Hasif Amini
Beat Oleh Hasif Amini MEREKA merayakan spontanitas, kebebasan, bahkan keliaran ekspresi dalam karya. Mereka menolak apa yang mereka anggap disiplin kaku sastra sekolahan, moral borjuis yang lembam, kapitalisme yang memeras […]
Esai: Rilke – Hasif Amini
Rilke Oleh Hasif Amini Ia barangkali bisa disebut penyair modern paling serius. ”Serius” di sini tak sekadar mengacu pada ketinggian mutu karya, tetapi juga merujuk pada kesungguhan diri dan karyanya […]
Esai: Surealisme – Hasif Amini
Surealisme Oleh Hasif Amini SEJAK romantisisme di abad ke-18, setidaknya, sastra kerap menempatkan diri di luar atau berlawanan dari ”yang umum”. Ekspresi baru, segar, spontan, bahkan ganjil atau ”gila”, menjadi […]
Esai: Sublim – Hasif Amini
Sublim Oleh Hasif Amini SEBUAH karya yang indah bisa mengundang kekaguman, kesenangan, atau kepuasan. Sebuah karya yang sublim bisa membangkitkan kedahsyatan, keharuan, bahkan kegelisahan. Adapun yang sesungguhnya terjadi, tentu, bisa […]
Esai: Tu Fu – Hasif Amini
Tu Fu Oleh Hasif Amini TAK ada lukisan wajahnya yang berasal dari masa hidupnya. Dibanding Li Po (701-762), penyair jalang penuh gelora yang hidup sezaman dengannya, tampaklah ia bukan sesosok […]
