Puisi: Dalam Djam Malam – Darmawidjaja (1910-1970)

Darmawidjaja (1910-1970)

Di subuh sejuk
dalam jam malam,
tunduk terkantuk
pandang sayu di dalam kelam.

Pudar bedak
bincu dan celak,
badan lemah,
jiwa dan raga semua lelah.

Tangsi besar ia tinggalkan
senyum sukar buat-buatan:
“Apa susah, ada uang
di dalam kutang!”

Teriak membentak
serdadu jaga,
klik-klak gemeletak
ujung bedil menuju dada.

Sepatah tanya
jawab terlena
bedil bergetar:
kurban akhiri lamunan kadar.

Jaga datang
sedikit bimbang
periksa sebentar
tertawa kasar:
“Ah, hanya jalang…..!”

Sumber: Pantja Raja, No. 1, Th. II, 15 Nopember 1946.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.