Puisi: Hutan Mandah – Ali Sadli Salim (l. 1978)

Ali Sadli Salim (l. 1978)
Hutan Mandah

Di punggung bukit itu,
asap serupa morse.
Memberi kabar,
Lembo terbakar.

Air mata membekap suara tangis,
binatang berlarian.
Angin kemarau,
mengusap kering pepohonan.

Yang berterbangan lelatu.
Daun kering terbakar ditiup angin,
merah menyala melangitkan duga
juga kekhawatiran sangka.

Begitulah rasanya,
saat doa hanya berujung sia-sia.


Sungai Raden, 2021.

Sumber: Tukang Kebun Kata: Bailang (Circa, Yogyakarta, 2021)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.