Puisi: Jaz Pelipur Lara – Ikhsan Risfandi Zetry Iminy

Ikhsan Risfandi Zetry Iminy
Jaz Pelipur Lara

: Bill Evans (1929-1980)

/1/
Aku terpaksa percaya
Pada masa silam
Kala musim semi masih cemerlang

Muda-mudi tumpah ruah di jalanan
“bunuh diri terasa tak menyakitkan”
Jadi slogan paling lumrah diucapkan

Lalu kita akan bersua lagi kawan
Seperti lagu sendu “biru dalam hijau”
Milik trumpetis asli Illinois : Miles Davis.

/2/
“bagaimana hatiku terus bernyanyi!”
Sunyi tikungan
Hening “titik-titik polka dan sinar bulan”
Memanjat “tangga menuju gemintang”
Berharap temukan kekasih
yang tak kunjung pulang.

Sungguh terlalu mudah
Pula terlampau lemah
Jatuh di kelindan asmara
cah ayu sebelah rumah
Tolong bangunkanku saat
“musim panas” tiba sudah.

/3/
“Tengah malam” bercengkerama sendiri
Tenggelam dalam kelam
Pada kolam lapis pualam
Atau tak sadarkan diri
Di antara hamparan padang ilalang
dan belantara prairi.

Kicau burung Robin melagukan tahun-tahun terlewati
Hingga pada saatnya nanti
aku akan temukan celah di riak sungai
tempat kekasih sejati tengah bernyanyi
sunyi dalam sembunyi.

Aku terpaksa percaya
Pada masa silam
Kala musim semi masih cemerlang.

2019

Sumber: Majalah Mata Puisi, Januari 2021.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *