Fitrah Anugerah (l. 1974)
Sentimentalia
Ada kebuntuan di antara kesetiaan
Dan pengembaraan pikiran kosong
Hiruk-pikuk tenggelam jalur gelap
Prasangka menimbun. Oh sia-sia
Seperti senja lindap dalam pepohonan
Aku mengawal serangkaian upacara kebengisan
Bulan memanggil arwah srigala dan leluhur
Sedianya berpesta-pora di perbatasan
Aku menghitung berapa kesunyian lenyap
Terbawa gerombolan penyamun. Oh malam ini
Menuju puncak gelisah. Sedang layar telah terbentang
Sebentar lagi meninggalkan aku yang tertambat
Pada sebuah karang
Bekasi. 2016
Sumber: Riaurealita.com, 26 Juni 2016.
