Arif Fitra Kurniawan (l. 1985)
Sepasang Mata Ikan
baginya engkau empang tempat ia memuja
pancuran, mandi sekaligus meluruskan
bagaimana rasa takut layak dihilangkan
dengan tergesa.
selalu saja ada kisah yang merasa putus asa
sebelum sampai di meja.
seperti nasib yang ingin kita sudahi segera
waktu yang kurus terus menguras jakunmu,
jakun yang enggan memusuhi berita bahwa
selokan kampung penuh gang
dan bawah jembatan terlampau
kelaparan untuk merawat ikan-ikan.
apa yang lebih mati dari menu-menu
yang orang-orang harap diganti saban hari?
Sumber: Suara Merdeka, Minggu 13 November 2011.