Agus Dermawan T (l. 1952) Monolog Nihilis luruhkan semua cahaya ke bumi jadikan neraka masukkan semua gatal ke hati jadikan siksa ketimbang kepergok lanjurkan ia jadi sekutumu dan gulati bagai […]
Puisi: Berjuta Kunang-kunang – Agus Dermawan T (l. 1952)
Agus Dermawan T (l. 1952) Berjuta Kunang-kunang berjuta kunang-kunang, lampu jalanan berjuta kunang-kunang, lampu lautan berjuta kunang-kunang, lampu alam Tuhan kembalikan terang malam di padang-padang persawahan berjuta kunang-kunang, cahaya ilham […]
Puisi: Sajak – Agus Dermawan T (l. 1952)
Agus Dermawan T (l. 1952) Sajak sore ini adalah gerimisMu, tenteram gerimis abadi ketika malam menanti rasa jemuMu, rebahkan dihamparan alam sore ini adalah gerimisMu, pendam gerimis yag belati ketika […]
Puisi: Sebuah Lirik untuk Musik Pop – Agus Dermawan T (l. 1952)
Agus Dermawan T (l. 1952) Sebuah Lirik untuk Musik Pop tanah ladang dan mendung langit mengembara di mana-mana siapakah yang namanya kehidupan subur tanah ilalang dan mendung wajah tersangkut di […]
Puisi: Bayangan dari Sebuah Kelereng – Agus Dermawan T (l. 1952)
Agus Dermawan T (l. 1952) Bayangan dari Sebuah Kelereng purnama yang lintas di cadar bumi yang gembira di panas hari dan menggugah bocah ketika sepi menggoyah musim-musim kala berganti masa […]
Puisi: Perempuan Penumbuk Padi – M.R. Dayoh (1909-1993)
M.R. Dayoh (1909-1993) Perempuan Menumbuk Padi Blek-blok, blek-blok! Berjam-jam menumbuk padi, Ia menyanyi sedikit-sedikit, supaya kuat menumbuk padi, supaya lupa tulang sakit, disakiti alu berat! Blek-blok, blek-blok! Tiap hari menumbuk […]
Puisi: Pekerjaan Anak – M.R. Dayoh (1909-1975)
M.R. Dayoh (1909-1975) Pekerjaan Anak Pukulan berat, beban berat, menekan bahu, bahu lemah! Kaki sakit, badan penat! “Di mana pasar? Masih jauhkah?” Lekas! Lekas! Jalan lekas! Dengar, pikulan berderik! Ia […]
Puisi: Rumah Desa – M.R. Dayoh (1909-1975)
M.R. Dayoh (1909-1975) Rumah Desa Seluruh desa seolah-olah menda’wa kebengisan kemiskinan, yang menerkam kehidupan, pondok-pondok laksana orang urban k’sakitan, menderam-deram. Miring semua, hanya bertiang bambu, seperti orang tua memakai tongkat, […]
Puisi: Tanah Jawi – M.R. Dayoh (1909-1975)
M.R. Dayoh (1909-1975) Tanah Jawi Orang-orang putus asa Habis tanah kami dijual! Tanah subur, tanah pusaka Kami ini amat sial, habis kepunyaan belaka! Habis kepunyaan bapak! Bapak beri suar-lelahnya pada […]
