Agam Wispi (1030-2003) Orang-orang Lorong Dentang piano di hari basah sampai juga ke jendela tinggal bingkai di sana terpahat wajah kotor gadis yang pandangnya menyentak tangan pelukis yang senyumnya pergumulan […]
Puisi: Linggau Malam – Motinggo Boesje (1937-1999)
Motinggo Boesje (1937-1999) Linggau Malam ketika aku akan pulang terpaksa aku tanyakan hati segala yang terpetik dari lautbirunya liarnya kehidupan bepotret dirisendiri dalam nisannya yang teduh ia akan dibuak kelak […]
Puisi: Sulut Desa-desa – Aprinus Salam (l. 1965)
Aprinus Salam (l. 1965) Suluk Desa-desa Karena titahmu, aku lahir di malam hari Bersama tiang listrik, jalan, dan aspal Lampu-lampu membesar ketika aku belajar naik motor di kebun belakang Tubuhku […]
Puisi: Suluk Rumah – Aprinus Salam (l. 1965)
Aprinus Salam (l. 1965) Suluk Rumah Tanah kosong, dan kayu-kayu yang lelah Kau pernah di situ bersama atap dan paku Juga dinding-dinding yang terhapus Kemudian, bersamamu aku pindah Berpindah rumah […]
Puisi: Tandus di Tanah Subur – Nursjamsu Nasution (1921-1955)
Nursjamsu Nasution (1921-1955) Tandus di Tanah Subur Aku menangis di hati Demi mata memandang Ketandusan di balik kesuburan Meratapi tanah gundul, jalan yang bencah Dirintang semak menusuk Di sana perkubangan […]
Esai: Sastra yang Sehat dan Penyakit Puisi Esai
Oleh Hasan Aspahani MISALNYA, pada zaman yang sama dengan Chairil Anwar, hidup seseorang yang menulis puisi yang sangat bagus tapi dia tak pernah menyiarkan karya-karyanya hingga ia meninggal. Karyanya pun […]
