Hamidah (1915-1953)Keluhan Kalbu Memandang melatiTersenyum seriDisapu embun, bertatahkan mutiMembawa kenangan’ku beragam warni. Kenangan melayangKe taman mayangDiburu harum beralun-alunDicumbu angin gurau berpantun. Terlena badanDirimbur anganSerasa angan bersalin tubuhKiranya bayangan persona keluh. […]
Puisi: Kendiri – Hamidah (1915-1953)
Hamidah (1915-1953)Kendiri Tidak sebuah, satu pun tidak,Yang boleh kuambil sebagai suriHanya jika sukma berkehendak,Aku merayau seorang diri. Kulagukan rubai beberapa kudapatIndah merdunya aku ‘ndak tahu,Tetapi kusangka tidak sebabat,Dengan gentaran gerak […]
Puisi: Hidup – Samadi (1918-1958)
Samadi (1918-1958)Hidup Ketika lahir disambut ebang,Ketika mati dilepas salat,Antara azan dengan sembahyang,Wahai hidup, alangkah singkat! Datang ke dunia telanjang bulat,Pulang hanya berkain kafan,Jangan ke alam hati tertambat,Alam tak dapat menolong […]
Puisi: Niat Hati – Samadi (1918-1958)
Samadi (1918-1958)Niat Hati Kepada pemimpin rakyat Kalau niat telah terbuhul,Akan berkurban memimpin rakyat,Tentu tuan tidak kan mundur,Lantaran senang atau melarat. Kalau hanya senang dicita,Tidak sungguh akan berbakti,Datang senang, bangsa pun […]
Puisi: Di Tepi Danau Maninjau -Samadi (1918-1958)
Samadi (1918-1958)Di Tepi Danau Maninjau Tengah hari lepas Danau tenang membiru,Langit jilah benderang, Indah dipandang. Sawah kuning mengemas,Rimba diam menghijau, Keliling danau. Pengail gontai berkayuh,Senandung sendu membubung, Menyayat […]
Puisi: Anak Pasar – M. Balfas (1922-1975)
M. Balfas (1922-1975)Anak Pasar Gang sudah tersumbatmau terus mesti meloncatdari manusia berbondong-bondong.Rebut cepat, karcis kelas empat,kalau mau nonton lanjutan berita perang.Tapi awas, kaki jangan patah,Kau nanti nangis sendirianDi bawah telapak […]
