Badruddin Emce (l. 1962) Peron Para Pedagang bagi S. Ratman Suras Saat itu mentari masih suka sentuhkan hangat murni tujuh pagi! Lepaskan sorak lonjak, jika kereta yang ditunggu di […]
Author: Editor
Puisi: Diksi Para Pendendam – Badruddin Emce (l. 1962)
Badruddin Emce (l. 1962) Diksi Para Pendendam Tangan untuk melupakan nyaris tak punya. Kami hanya punya tangan untuk mengingat. Tangan ini, tanpa menunggu perintah rasa lapar, mengais-ngais di antara garis: […]
Puisi: Lukisan Kampung Nasirun – Badruddin Emce (l. 1962)
Badruddin Emce (l. 1962) Lukisan Kampung Nasirun : di pinggir sawah Doplang, Adipala! Rasanya semua kebenaran kumpul di sini. Nyewiji, seperti keluarga besar dengan tetangga-tetangga keluarga besarmu. Kuning air sumur […]
Puisi: Orang-orang Lorong – Agam Wispi (1930-2003)
Agam Wispi (1030-2003) Orang-orang Lorong Dentang piano di hari basah sampai juga ke jendela tinggal bingkai di sana terpahat wajah kotor gadis yang pandangnya menyentak tangan pelukis yang senyumnya pergumulan […]
Puisi: Linggau Malam – Motinggo Boesje (1937-1999)
Motinggo Boesje (1937-1999) Linggau Malam ketika aku akan pulang terpaksa aku tanyakan hati segala yang terpetik dari lautbirunya liarnya kehidupan bepotret dirisendiri dalam nisannya yang teduh ia akan dibuak kelak […]
Puisi: Sulut Desa-desa – Aprinus Salam (l. 1965)
Aprinus Salam (l. 1965) Suluk Desa-desa Karena titahmu, aku lahir di malam hari Bersama tiang listrik, jalan, dan aspal Lampu-lampu membesar ketika aku belajar naik motor di kebun belakang Tubuhku […]
