Cecep Syamsul Hari Ketika waktu berhenti, kota-kota menghapus jejak airmatamu dengan keheningan kenangan. Aku tak lagi mampu mengingat kapan kisah cinta itu dimulai, kapan selesai. Barangkali pada sebuah senja di […]
Author: Editor
Puisi: Selendang – Linus Suryadi AG
Linus Suryadi AG Kau sampirkan selendang ke samping kiri pundakmu Kau sampirkan menyilang lipatan dukacita hidupmu Di balik lipatan selendang rindu belaian pun tersimpan Citra harap menjelma roman Wara Sembadra […]
Puisi: Karam – Ajamuddin Tifani (1951-2002)
Ajamuddin Tifani (1951-2002) aku ingat kamu, sebab, bukanlah laut namanya jika kau tak membiarkan perahu berkaraman pada lenguh-lunglaiku, pada puncak ketinggian aku kenang biru jubahmu yang menjelma gelombang laut, tempat […]
Puisi: Tiga Sajak Pendek – Wiji Thukul (1963 – hilang 1998)
Wiji Thukul (1963 – hilang 1998) i kembali kucari keping pecahan wajahku yang dulu tersusun waktu menghancurkannya ketika aku mabuk bayangan arah ii. kembali ketemu wajahku yang tak pernah utuh […]
Puisi: Apa Guna – Wiji Thukul (1963 – hilang 1998)
Wiji Thukul (1963 – hilang 1998) Apa guna punya ilmu tinggi Kalau hanya untuk mengibuli Apa guna banyak baca buku Kalau mulut kau bungkam melulu Di mana-mana moncong senjata berdiri […]
Puisi: Bimbang Baling – Kunni Masrohanti
Kunni Masrohanti dalam malam seperempat gelap terbaring di antara batubatu mengawang antara arus subayang dan bintang mengingatkan betapa jauhnya pagi ; kita sedang bersembunyi ada yang bimbang terbaring di tepian […]
Puisi: Kucing – Zaim Rofiqi
Zaim Rofiqi – Jacques Derrida Ia melihat seekor kucing. Ia melihat seekor kucing berbulu abu. Ia melihat seekor kucing berbulu abu berekor panjang. Ia melihat seekor kucing berbulu abu berekor […]
Puisi: Mayat Canggung dan Hutan Riang – Zen Hae
Zen Hae : kebumikan aku di sana. di ujung rel-rel itu bersama matahari yang digodam suara azan dan cekikikan : tapi itu kereta terakhir yang membawa para tukung cukur ke […]
Puisi: Aku dan Tungganganku – Zen Hae
Zen Hae : agam wispi (1930-2003) kau menyebutku orang buangan. aku seorang kelana, sebenarnya. aku tidur dan jaga di atas kudaku. aku dan tungganganku adalah satu. kami saling meringkik saling […]
