Andi Rio Daeng Riolo (1943-1986)Cahaya Cintaku kugalilama mencari Bulan sehabis hujanAir di daun berkilauan Angkasa sunyiDan sepi. Sumber: Budaya Jaya, No. 107, Th. X, April 1977.
Author: Editor
Puisi; Tidak Bisa Kembali – Andi Rio Daeng Riolo (1943-1986)
Andi Rio Daeng Riolo (1943-1986)Tidak Bisa Kembali Aku tidak bisa kembaliSemua telah terjadi Aku cinta padamu tapi apalah cintakuyang semusim menemanimusebab impian memberatdari yang bisa diperbuat. Sampai di sini biarlahkita […]
Puisi Orang Makassar tentang Pelaut, Laut, dan Darat – Andi Rio Daeng Riolo (1943-1986)
Andi Rio Daeng Riolo (1943-1986)Orang Makassar tentang Pelaut, Laut, dan Darat Pelaut karena suka pada laut,Berani menempuh badai laut,Tabah mengarungi laut,Hidup dan mati di laut. Lampu di darat membesarkan hati […]
Puisi: Pertempuran Subuh – Sanento Yuliman (1941-1992)
Sanento Yuliman (1941-1992)Pertempuran Subuh serentetan tembakan – kemudian sepisebuah ledakan:sunyi kembali di timurderetan awan:lengkus alis yang kelamhorison yang senyyapseperti mata yang pejamanginnapas yang dalam tiba-tiba langit mengangkatpelupuknya, dan nyala terbuka, […]
Puisi: Dari Besakih – Sanento Yuliman (1941-1992)
Sanento Yuliman (1941-1992)Dari Besakih gunung dari semua gunungbersidekap agungketika di langit hanya biruhanya sunyi yang satu jauh di bawah lambaian kelapadan jauh laut tertawadan dekat hanya hati kitamendegup-degupkan dukaketika harum […]
Puisi: Lyrik – Yunus Mukri Adi (l. 1941)
Yunus Mukri Adi (l. 1941)Lyrik di pantai, Marlin, engkau dan aku menuntas jamlaut tegang. Hampir menyiapkan praharaMenghimpun camar. Membagal bandarKabut limbur. Membenam lampu menara. Ada guruh. Tangkas menggelegarAda semenanjung membersihkan […]
