Halima Puti Djamari (l. 1980) Potret Diri dengan Sebutir Apel kau boleh menghabiskan biru untuk memanjangkanrambutku hingga ke bahu (dan bahkan melebatkannyaseperti gelombang) agar tertutup luka yang sudahmengendap di leher […]
Author: Editor
Puisi: beatniks – Nuruddin Asyhadie (l. 1976)
Nuruddin Asyhadie (l. 1976) beatniks seperti anak-anak lain di negeri iniia dilahirkan lewat telinga “namaku karna, anak haram sang hidup. ibuku pelacur kuntibapakku dewa-dewa vasco de gama, jhon pieter coen, […]
Puisi: Bagaimana – OR Mandank (1913-1995)
OR Mandank (1913-1995)Bagaimana I.Sudah lama saya tidak bernyanyi,Telah lama aku tidak berlaguBukan karena jiwaku sunyi,Bukan lantaran hatiku beku. II.Pada lahirnya,Sayalah tidak suka berbantahPada lahirnya,Sayalah tidak banyak bertingkah, Tetapi, o, kalau […]
Puisi: Manusia – OR Mandank (1913-1995)
OR Mandank (1913-1995)Manusia Kalau saya mengeluarkan suarabukan karena saya dewatetapi karena saya merasaada sesuatu kebenaran yang terkandung di dalamnyaBarangkali ada orang yang akan dapat kuasa dan sempatmeraskan nikmatataupun berbuatataupun guna […]
Puisi: Bila Malam Sudahlah Sepi – OR Mandank (1913-1995)
OR Mandank (1913-1995)Bila Malam Sudahlah Sepi Bila malam sudahlah sepiCengkerik pun tidak berbunyiSedang terlena semesta alam,Hening tenang pewana diam,ketika itu jiwaku indung,bidarku hanyut terkatung-katung,Dibawa arus hiliran kenang,Jangan sangkakan tempat ‘tu […]
Puisi: Aku Belum Hendak Diam – OR Mandank (1913-1995)
OR Mandank (1913-1995)Aku Belum Hendak Diam kepada tuan yang membujuk saya O, saya tahu tempat yang tenteramTetapi saya belum hendak mengeram Kungin dahulu melalui jeramSupaya kupersaksikan gemuruh riamArti hidup […]
