• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Author: Editor

Puisi: Ode untuk Para Penyair I – Malkan Junaidi

Posted on 27 September 202027 September 2020 by Editor

Malkan JunaidiOde untuk Para Penyair I binatang yang selalu berkelit dari lagu-lagu yang usangmembidikkan pandangan lapar akan wajah-wajah yang asingpada waktu yang menghela kereta-kereta sejarahnyameninggalkan jurang-jurang kenangan yang terpekurdi antara […]

Posted in Puisi Tagged malkan junaidi, Puisi Leave a comment

Puisi: Midnight Blue – Iin Farliani (l. 1997)

Posted on 26 September 202026 September 2020 by Editor

Iin Farliani (l. 1997)Midnight Blue seseorang membetulkanletak yang salahpada rak bukubersama ingatan perihal kekasihyang tiba sekarat ia berbaring memunggungipemandangan di luaryang berlari di pintudan angin sakit merayulewat celah jendela sebuah […]

Posted in Puisi Tagged Iin Farliani, Puisi Leave a comment

Puisi: Jualan Ibu – Iin Farliani (l. 1997)

Posted on 26 September 202026 September 2020 by Editor

Iin Farliani (l. 1997)Jualan Ibu ada ketidakpastian yang tak ingin disembuhkanjari-jari mengukur tinggi, lebar dan ketepatanpada setiap baju dan celana yang disidang“apakah kita jadi teman atau lawan?” aku terus dilahirkan […]

Posted in Puisi Tagged Iin Farliani, Puisi Leave a comment

Puisi: Dialog Pecinta dan Perindu – Djoko Saryono (l. 1962)

Posted on 22 September 202022 September 2020 by Editor

Djoko Saryono (l. 1962)Dialog Pecinta dan Perindu Lihatlah cintaku, lihatlah, laut gelisahku telah menciptatarian badai, meliuk-liuk memburu kanal-kanal pantai:tempat dirimu santai, menanti pasang surut selepas senjaterkulai dan gelap terburai. Esok […]

Posted in Puisi Tagged djoko saryono, Puisi Leave a comment

Puisi: Pengakuan Prabangkara, 2 – Djoko Saryono (l. 1962)

Posted on 22 September 202022 September 2020 by Editor

Djoko Saryono (l. 1962)Pengakuan Prabangkara, 2 dalam gemetar nada disabot jagat rayadalam getar gemeretak suara dia berkata cuma tetesan tinta, bagindasungguh, hanya cairan isi penatiada sengaja luruh menimpatubuh sempurna isteri […]

Posted in Puisi Tagged djoko saryono, Puisi Leave a comment

Puisi: Pisau Lipat Sejarah – Djoko Saryono (l. 1962)

Posted on 22 September 202022 September 2020 by Editor

Djoko Saryono (l. 1962)Pisau Lipat Sejarah sejarah adalah pisau lipatserba guna dijajakan pengasongdi terminal dan bus bumel antarkotadengan atraksi penjaja tak terduga dan kau bisa terkesiapngeri, mengatupkan kelopak matakalau punya […]

Posted in Puisi Tagged djoko saryono, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Alfiyan Harfi Amir Hamzah Andy Sri Wahyudi Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo Husain Landitjing J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan M. Balfas Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani