Bukhari Aljauhari (Awal Abad XVII)Nazam 1 bahwa bagi raja sekalianhendak ada menteri demikianyang pada suatu pekerjaansempurna segala kerajaan menteri nilah maha taulan rajadan peti segenap rahasianya sahajakarena kata raja itu […]
Puisi
Puisi: Syair 2 – Bukhari Aljauhari (Awal Abad XVII)
Bukhari Aljauhari (Awal Abad XVII)Syair 2 ini maha mulia nasihat adanyabahwa bunga bustan namanyayakni karangan segala taman mulanyayang lidah segala alim makhsyur katanyalihatlah olehmu baunya warnanyadan ingatlah olehmu lagi maknanyamaknanya […]
Puisi: Dalam Sebuah Flat – Yopi Setia Umbara (l. 1984)
Yopi Setia Umbara (l. 1984)Dalam Sebuah Flat dalam sebuah flat di lantai 16aku terkurung sangat kesepianperadaban jadi sekadar beritasekilas kubaca di dunia mayaatau gemuruh kendaraanjuga suara orang-orangmelambung memenuhi udara di […]
Puisi: Seperti Kesunyian – Yopi Setia Umbara (l. 1984)
Yopi Setia Umbara (l. 1984)Seperti Kesunyian : El Gabo seperti kesunyianmenjelma macondo yang malangroh jahat dan bayang ketakutanmenyerupai ujung bedilmengarah pada kepala kerdil bumi adalah anak yatimterus diserbu pengungsidengan perut […]
Puisi: Dalam Perutku – Yopi Setia Umbara (l. 1984)
Yopi Setia Umbara (l. 1984) Dalam Perutku maja, seandainya kau tahu. bahwa dalam perutkutank-tank siap menembak. tentara membidikan bediljuga rudal-rudal. dikendalikan jauh dari tubuhkusiap menghancurkan apa saja. misalkan peperanganyang tak […]
Esai: Kenapa Kita Menulis Puisi? (1)
Kenapa Kita Menulis Puisi? (1): Kupu-kupu Membawa Pantun Terbang ke Eropa Oleh Hasan Aspahani SEJAK semula bahasa Melayu, apa yang kelak menjadi bahasa Indonesia kita hari ini adalah bahasa yang […]
