• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Puisi

Puisi: Tanahair – Ajip Rosidi (l. 1938)

Posted on 12 Juni 202012 Juni 2020 by Editor

Ajip Rosidi (l. 1938)Tanahair Adalah hijau pegununganAdalah biru lautanAda hijauAda biruLangit dan hatiku Adalah aku pucuk tatapanAda pucukAda tatapanAda pucuk senapanMengarah ke dadaku Hijau pegunungan biru lautanBukannya harapan adalah ketakutanHijau […]

Posted in Puisi Tagged Ajip Rosidi, Puisi Leave a comment

Puisi: Kambing yang Berdiri di Rel Kereta – Innezdhe Ayang Marhaeni

Posted on 11 Juni 202011 Juni 2020 by Editor

Innezdhe Ayang MarhaeniKambing yang Berdiri di Rel Kereta Pergi kemanakah orang-orang yang telah mati?Menjadi mendungkah sehingga pemakaman orang-orang baik basah oleh tanah?Atau menjadi derak-derak penghubung gerbong yang dari ambangnya kita […]

Posted in Puisi Tagged Innezdhe Ayang Marhaeni, Puisi Leave a comment

Di Perantara – Innezdhe Ayang Marhaeni

Posted on 11 Juni 202011 Juni 2020 by Editor

Innezdhe Ayang MarhaeniDi Perantara Di jendela yang merangkap kaca itu, mataku terkuburTidak dalam, hanya seperlunyaSebab aku tak lihat matahari dan angin-angin yang memakannya Tapi aku tahu cerita langit yang pulang […]

Posted in Puisi Tagged Innezdhe Ayang Marhaeni, Puisi Leave a comment

Puisi: Pulau Jawa dan Masa Depannya – Innezdhe Ayang Marhaeni

Posted on 11 Juni 202011 Juni 2020 by Editor

Innezdhe Ayang Marhaeni Pulau Jawa dan Masa Depannya Kelak esok hari, seperti wajah lelaki yang matang di usia dini Di pulau ini akan ada cambang-cambang halus yang darinya menegak kala […]

Posted in Puisi Tagged Innezdhe Ayang Marhaeni, Puisi Leave a comment

Puisi: Terkenang Topeng Cirebon – Ajip Rosidi (l. 1938)

Posted on 11 Juni 202011 Juni 2020 by Editor

Ajip Rosidi (l. 1938)Terkenang Topeng Cirebon Di atas gunung batu manusia membangun tugu:Kota yang gelisah-mencari, Seooul yang baru, perkasaDengan etalase-etalase kaca, lampu-lampu berwarna, jiwanya ragu-raguTak acuh tahu, menggapai-gapai dalam udara […]

Posted in Puisi Tagged Ajip Rosidi Leave a comment

Puisi: Edaran Surat Elektronik Berjudul: Tunjangan – Prawira Tama (l. 1992)

Posted on 11 Juni 202011 Juni 2020 by Editor

Prawira Tama (l. 1992) Edaran Surat Elektronik Berjudul: Tunjangan siang ini aku duduk di hadapan mejadengan lembarlembar rencanayang termangu dalam isyarat waktu layar komputer masih terangmenyala di matakumembunyikan pesan masuk […]

Posted in Puisi Tagged prawira tama, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Alfiyan Harfi Amir Hamzah Andy Sri Wahyudi Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo Husain Landitjing J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan M. Balfas Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani